BAB
1
PENDAHULUAN
Sebagai
bagian dari suatu makalah tentunya memerlukan pendahuluan agar didapatkan
gambaran yang jelas mengenai suatu makalah. Pendahuluan akan membahas mengenai
judul hingga batasan masalah yang akan dibahas.
1.1 Latar Belakang
Pembuatan karya ilmiah
untuk tugas akhir pratikum memiliki beberapa tujuan. Tujuan tersebut tidak
terlepas dari manfaat yang kita rasakan oleh mahasiswa.
Penulisan tersebut selain memberikan
pemahaman mengenai materi pratik yang telah dilaksanakan juga memberikan
pelatihan kepada mahasiswa mengenai teknik penulisan karya ilmiah yang baik
yang sangat berguna bagi mahasiswa.
1.2 Identifikasi Masalah
1. Apakah
itu Algoritma ?
2. Apa
keunggulan dari Algoritma ?
3. Apa itu Flowchart ?
4. Bagaimana
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?

BAB
2
ALGORITMA
2.1 Pengertian Algoritma
Algoritma
adalah urutan langkah-langkah logis pada penyelesaian masalah yang disusun
secara sistematis. Masalah dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap
masalah ada syarat kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan
algoritma. Konsep algoritma sering kali disetarakan dengan sebuah resep. Sebuah
resep biasanya memiliki daftar bahan atau bumbu yang akan digunakan, urutan pengerjaan, dan bagaimana
hasil dari urutan pengerjaan tersebut. Apabila bahan yang
digunakan tidak tertera (tidak tersedia), maka resep tersebut tidak akan dapat
dikerjakan. Demikian juga jika urutan pengerjaannya tidak beraturan, maka hasil
yang diharapkan tidak akan dapat diperoleh. Algoritma yang berbeda, dapat diterapkan pada
suatu masalah dengan syarat yang sama. Tingkat kerumitan dari suatu algoritma
merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut
untuk menyelesaikan masalah. Umumnya, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu
permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki tingkat kerumitan yang rendah,
sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan suatu
masalah membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi.
Perhatikan algoritma sederhana
berikut.
Contoh 5.10. Algoritma menghitung luas segitiga.
Contoh 5.10. Algoritma menghitung luas segitiga.
- Start
- Baca data alas dan tinggi.
- Luas adalah alas kali tinggi
kali 0.5
- Tampilkan Luas
- Stop
Algoritma
di atas adalah algoritma yang sangat sederhana, hanya ada lima langkah. Pada
algoritma ini tidak dijumpai perulangan ataupun pemilihan. Semua langkah
dilakukan hanya satu kali. Sekilas algoritma di atas benar, namun apabila
dicermati maka algoritma ini mengandung kesalahan yang mendasar, yaitu: tidak
ada pembatasan pada nilai data untuk alas dan tinggi. Bagaimana jika nilai data
alas atau tinggi adalah bilangan 0 atau bilangan negatif ? Tentunya hasil yang
keluar menjadi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dalam kasus seperti ini
kita perlu menambahkan langkah untuk memastikan nilai alas dan tinggi memenuhi
syarat, misalnya dengan melakukan pengecekan pada input yang masuk. Apabila
input nilai alas dan tinggi kurang dari 0, maka program tidak akan dijalankan.
Sehingga algoritma di atas dapat dirubah menjadi seperti contoh berikut Manfaat Algoritma Untuk membantu
seseorang dalam menyelesaikan suatu masalah berdasarkan pada pola pikirnya
masing-masing.
2.2 Keuntungan Algoritma
Pembuatan
algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya :Pembuatan atau penulisanaan goritma tidak tergantung pada bahasa pemrogramanman apapun artinya penulisan algoritma independen
dari bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya.Notasi algoritma
dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.Apapun bahasa
pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.
2.3 Sifat Algoritma
Tidak
Menggunakan Syimbol atau Syintaks dari suatu bahasa Pemograman.
Tidak tergantung pada suatu Bahasa PemogramanNotasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh Bahasa Pemograman.
Tidak tergantung pada suatu Bahasa PemogramanNotasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh Bahasa Pemograman.
BAB 3
FLOWCHART
3.1.
Pengertian Flowcart
Flowchart
adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur
dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan
masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis
alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian. Flowchart biasanya mempermudah
penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan
dievaluasi lebih lanjut.
3.2.
Pedoman-pedoman
Dalam Membuat Flowchart
Bila
seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk
yang harus diperhatikan, seperti :
1.
Flowchart digambarkan dari halaman atas
ke bawah dan dari kiri ke kanan.
2.
Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi
ini harus dapat dimengerti
oleh pembacanya.
3.
Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
4.
Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata
kerja, misalkan menghitung pajak penjualan
5.
Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
6.
Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri
dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang
digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor
harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau
hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
7.
Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
3.3.
Jenis-jenis
Flowchat
Flowchart
terbagi atas lima jenis, yaitu :
Flowchart
Sistem (System Flowchart)
Flowchart
Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
Flowchart
Skematik (Schematic Flowchart)
Flowchart
Program (Program Flowchart)
Flowchart
Proses (Process Flowchart)
3.3.1 Flowchart Sistem
Flowchart Sistem
merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di
dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur
yang ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini merupakan deskripsi
secara grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk
suatu sistem.Flowchart Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem
dan proses yang mentransformasikan data itu. Data dan proses dalam flowchart
sistem dapat digambarkan secara online (dihubungkan langsung dengan
komputer) atau offline (tidak dihubungkan langsung dengan komputer,
misalnya mesin tik, cash register atau kalkulator).
Gambar
3.1. Flowchart Sistem
|
|
3.3.2 Flowchart PaperWork
Flowchart Paperwork menelusuri
alur dari data yang ditulis melalui sistem. Flowchart Paperwork sering disebut
juga dengan Flowchart Dokumen.
Kegunaan utamanya
adalah untuk menelusuri alur form dan laporan sistem dari satu bagian ke bagian
lain baik bagaimana alur form dan laporan diproses, dicatat dan disimpan.Gambar 3.2
menggambarkan
suatu contoh flowchart ini mengenai alur pembuatan kartu anggota untuk suatu
perpustakaan.

KETERANGAN :
# : Masukkan data calon
anggota ke dalam komputer (proses pengisian data)
P : Tanda tangan dan
validasi data
3.3.3 FLOWCHART SKEMATIK
Flowchart Skematik
mirip dengan Flowchart Sistem yang menggambarkan suatu sistem atau prosedur.
Flowchart Skematik ini bukan hanya menggunakan simbol-simbol flowchart standar,
tetapi juga menggunakan gambar-gambar komputer, peripheral, form-form atau
peralatan lain yang digunakan dalam sistem.Flowchart Skematik digunakan sebagai
alat komunikasi antara analis sistem dengan seseorang yang tidak familiar
dengan simbol-simbol flowchart yang konvensional. Pemakaian gambar sebagai
ganti dari simbol-simbol flowchart akan menghemat waktu yang dibutuhkan oleh
seseorang untuk mempelajari simbol abstrak sebelum dapat mengerti
flowchart.Gambar-gambar ini mengurangi kemungkinan salah pengertian tentang
sistem, hal ini disebabkan oleh ketidak-mengertian tentang simbol-simbol yang
digunakan. Gambar-gambar juga memudahkan pengamat untuk mengerti segala sesuatu
yang dimaksudkan oleh analis, sehingga hasilnya lebih menyenangkan dan tanpa
ada salah pengertian.
3. 3. 4. Flowchart Program
Flowchart
Program dihasilkan dari Flowchart Sistem.Flowchart Program merupakan keterangan
yang lebih rinci tentang bagaimana setiap langkah program atau prosedur
sesungguhnya dilaksanakan. Flowchart ini menunjukkan setiap langkah program atau
prosedur dalam urutan yang tepat saat terjadi.Programmer menggunakan flowchart
program untuk menggambarkan urutan instruksi dari program komputer.Analis
Sistem menggunakan flowchart program untuk menggambarkan urutan tugas-tugas
pekerjaan dalam suatu prosedur atau operasi.Suatu contoh flowchart program
dapat dilihat pada Gambar 3. berikut ini :
|
|
Gambar
3.3. Flowchart Program
3.3.5. Flowchart Proses
Flowchart Proses
merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial yang memecah dan menganalisis
langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem.
Flowchart
Proses memiliki lima simbol khusus (lihat Gambar 4)
Gambar
3.4. Simbol Flowchart
Proses
Flowchart
Proses digunakan oleh perekayasa industrial dalam mempelajari dan mengembangkan
proses-proses manufacturing. Dalam analisis sistem, flowchart ini digunakan
secara efektif untuk menelusuri alur suatu laporan atau form.
|
|
Gambar 3. 5. Flowchart Proses
3.4. Simbol-simbol Flowchart
Simbol-simbol
flowchart yang biasanya dipakai adalah simbol-simbol flowchart standar yang
dikeluarkan oleh ANSI dan ISO.
Simbol-simbol
ini dapat dilihat pada Gambar 3.6 Simbol Flowchart
Standar berikut
ini :
Gambar 3.6. Simbol Flowchart Standar
![]() |
|||

TOPOLOGI JARINGAN
4.1 Definisi Jaringan Komputer
Dengan berkembangnya teknologi komputer dan komunikasi suatu model
komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi
kini telah diganti dengan sekumpulan
komputer yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan
tugasnya, sistem seperti ini disebut jaringan komputer (computer network).Dalam buku ini kita akan menggunakan istilah
jaringan komputer untuk mengartikan suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer yang autonomous. Dua buah
komputer dikatakan terinterkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar
informasui. Betuk koneksinya tidak harus melalui kawat tembaga saja melainkan
dapat emnggunakan serat optik, gelomabng mikro, atau satelit komunikasi.
Untuk memahami istilah jaringan
komputer sering kali kita dibingungkan dengan sistem terdistribusi (distributed system). Kunci perbedaannya adalah bahwa sebuah sistem
terdistribusi,keberadaan sejumlah komputer autonomous bersifat transparan bagi
pemakainya. Seseorang dapat memberi perintah untuk mengeksekusi suatu program,
dan kemudian program itupun akan berjalan
dan tugas untuk memilih prosesor, menemukan dan mengirimkan file ke
suatu prosesor dan menyimpan hasilnya di tempat yang tepat mertupakan tugas
sistem operasi. Dengan kata lain, pengguna sistem terditribusi tidak akan
menyadari terdapatnya banyak prosesor (multiprosesor), alokasi tugas ke
prosesor-prosesor, alokasi f\ile ke disk, pemindahan file yang dfisimpan dan
yang diperlukan, serta fungsi-fungsi lainnya dari sitem harus bersifat
otomatis.Pada suatu jaringan komputer, pengguna harus secara eksplisit log ke
sebuah mesin, secara eksplisit menyampaikan tugasnya dari jauh, secara
eksplisity memindahkan file-file dan menangani sendiri secara umum selusurh
manajemen jaringan. Pada sistem terdistribusi, tidak ada yang perlu dilakukan
secara eksplisit, sermunya sudah dilakukan secara otomatis oleh sistem tanpa
sepengetahuan pemakai.
Dengan demikian sebuah sistem terdistribusi adalah suatu sistem
perangkat lunak yang dibuat pada bagian sebuah jaringan komputer.Perangkat
lunaklah yang menentukan tingkat keterpaduan dan transparansi jarimngan yang
bersangkutan. Karena itu perbedaan jaringan dengan sistem terdistribusi lebih
terletak pada perangkat lunaknya (khususnya sistem operasi), bukan pada
perangkat kerasnya.
4.2 Manfaat
Jaringan Komputer
Sebelum membahas kita masalah-masalah teknis lebih mendalam
lagi, perlu kiranya diperhatikan hal-hal yang membuat orang tertarik pada
jaringan komputer dan untuk apa jaringan ini digunakan. Manfaat jaringan
komputer bagi manusia dapat dikelompokkan pada jaringan untuk perusahaan,
jaringan untuk umum, dan masalah sosial jaringan.
4.2.1
Jaringan
untuk perusahaan/organisasi
Dalam
membangun jaringan komputer di perusahaan/ organisasi, ada beberapa
keuntungan yang dapat diperoleh dalam
hal-hal resource sharing, reliabilitas tinggi, lebih ekonomis, skalabilitas,
dan media komunikasi.Resource sharing bertujuan agar
seluruh program, peralatan, khususnya data dapat digunakan oleh setiap orang yang
ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai. jadi
source sharing adalah suatu usaha untuk menghilangkan kendala jarak.Dengan
menggunakan jaringan komputer akan memberikan reliabilitas tinggi yaitu adanya
sumber-sumber alternatif pengganti jika
terjadi masalah pada salah satu perangkat dalam jaringan, artinya karena
perangkat yang digunakan lebih dari satu jika salah satu perangkat mengalami
masalah, maka perangkat yang lain dapat menggantikannya.Komputer yang kecil
memiliki rasio harga/kinerja yang lebih baik dibanding dengan komputer besar.
Komputer mainframe memiliki kecepatan kurang lebih sepuluh kali lipat kecepatan
komputer pribadi, akan tetapi harga mainframe seribu kalinya lebih mahal.
Dengan selisih rasio harga/kinerja yang cukup besar ini menyebabkan perancang
sistem memilih membangun sistem yang
terdiri dari komputer-komputer pribadi dibanding menggunakan mainframe. Yang
dimaksud dengan skalabilitas yaitu kemampuan untuk meningkatkan kinerja sistem
secara berangsur-angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan hanya menambahkan
sejumlah prosesor. Pada komputer mainframe yang tersentralisasi, jika sistem
sudah jenuh, maka komputer harus diganti dengan komputer yang mempunyai
kemampuan lebih besar. Hal ini membutuhkan biaya yang sangat besar dan dapat
menyebabkan gangguan terhadap kontinyuitas kerja para pemakai.Sebuah jaringan
komputer mampu bertindak sebagai media komunikasi yang baik bagi para pegawai yang terpisah
jauh. Dengan menggunakan jaringan, dua orang atau lebih yang tinggal berjauhan
akan lebih mudah bekerja sama dalam menyusun laporan.
4.2.2
Jaringan
untuk umum
Apa yang telah diulas di atas bahwa minat untuk membangun jaringan
computer semata-mata hanya didasarkan pada alasan ekonomi
dan teknologi saja. Bila komputer mainframe yang besar dan baik dapat diperoleh dengan harga murah, maka akan
banyak perusahaan/organisasi yang menggunakannya.Jaringan komputer akan
memberikan layanan yang berbeda kepada perorangan di rumah-rumah dibandingkan
dengan layanan yang diberikan pada perusahaan seperti apa yang telah diulas di
atas. Terdapat tiga hal pokok yang
mejadi daya tarik jaringan komputer pada
perorangan yaitu:
1.access
ke informasi yang berada di tempat yang
jauh
2.komunikasi
orang-ke-orang
3.hiburan
interaktif.
Ada bermacam-macam bentuk access ke infomasi jarak jauh yang dapat
dilakukan, terutama setelah berkembangnya teknologi internet , berita-berita di
koran sekarang dapat di down load ke komputer kita melalui internet, dan tidak
hanya itu sekarang kita dapat melakukan pemesanan suatu produk melalui
internet, bisnis yang dikenal dengan istilah electronic commerce (e-commerce),
ini sekarang sedang berkemang dengan pesat . Dengan menggunakan internet
kita juga dapat melakukan komunikasi orang-ke orang fasilitas electronic mail (e-mail) telah dipakai secara meluas oleh jutaan
orang. Komunikasi menggunakan e-mail ini masih mengandung delay atau waktu tunda.
Videoconference atau pertemuan maya merupakan teknologi yang
memungkinkan terjadinya komunikasi jarak jauh tanpa delay. Pertemuan maya ini
dapat pula digunakan untuk keperluan sekolah jarak jauh, memperoleh hasil
pemeriksaan medis seorang dokter yang berada di tempat yang jauh, dan sejumlah
aplikasi lainnya. Video on demand merupakan daya tarik ketiga dai jaringan komputer
bagi orang per orang dimana kita dapat memilih film atau acara televisi dari negara mana saja dan
kemudian ditampilkan di layar monitor kita.
4.2.3
Masalah
sosial jaringan
Penggunaan jaringan oleh
masyarakat luas akan menyebabkan masalah-masalah sosial, etika, dan politik.
Internet telah masuk ke segala penjuru
kehidupan masyarakat, semua orang dapat
memanfaatkannya tanpa memandang status sosial, usia, jenis kelamin.
Penggunaan internet tidak akan menimbulkan masalah selama subyeknya terbatas
pada topik-topik teknis, pendidikan atau hobi, hal-hal dalam batas norma-norma
kehidupan, tetapi kesulitan mulai muncul bila suatu situs di internet
mempunyai topik yang sangat menarik
perhatian orang, seperti politik, agama, sex. Gambar-gambar yang dipasang di
situs-situs tersebut mungkin akan merupakan sesuatu yang sangat mengganggu bagi
sebagian orang. Selain itu, bentuk pesan-pesan tidaklah terbatas hanya pesan
tekstual saja. Foto berwarna dengan resolusi tinggi dan bahkan video clip
singkatpun sekarang dapat dengan mudah disebar-luaskan melalui jaringan
komputer. Sebagian orang dapat bersikap acuh tak acuh, tapi bagi sebgaian
lainnya pemasangan materi tertentu (misalnya pornografi ) merupakan sesuatu
yang tidak dapat diterima.
4.3 Macam Jaringan Komputer
Dalam
mempelajari macam-macam jaringan komputer terdapat dua klasifikasi yang sangat
penting yaitu teknologi transmisi dan jarak. Secara garis besar, terdapat dua
jenis teknologi transmisi yaitu jaringan
broadcast dan jaringan point-to-pointJaringan broadcast memiliki saluran
komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada
jaringan.Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu
mesin akan diterima oleh mesin-mesin lainnya. Field alamat pada sebuah paket
berisi keterangan tentang kepada siapa paket tersebut ditujukan. Saat menerima
paket, mesin akan mencek field alamat. Bila paket terserbut ditujukan untuk
dirinya, maka mesin akan memproses paket itu , bila paket ditujukan untuk mesin
lainnya, mesin terserbut akan mengabaikannya. Jaringan point-to-point terdiri
dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk mengirim paket
dari sumber ke suatu tujuan, sebuah paket pad ajringan jenis ini mungkin harus melalui
satu atau lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui baynak route
yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma rout memegang peranan
penting pada jaringan point-to-point.
Pada umumnya jaringan yang lebih kecil dan terlokalisasi secara geografis
cendurung memakai broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih besar menggunakan
point-to-point.Kriteria alternatif untuk mengklasifikasikan jaringan adalah
didasarkan pada jaraknya. Tabel berikut ini menampilkan klasifikasi sistem
multiprosesor berdasarkan ukuran-ukuran fisiknya.
|
Jarak
antar prosesor
|
Prosesor di tempat yang sama
|
Contoh
|
|
0,1
m
|
Papan
rangkaian
|
Data
flow machine
|
|
1
m
|
Sistem
|
Multicomputer
|
|
10
m
|
Ruangan
|
|
|
100
m
|
Gedung
|
Local
Area Network
|
|
1
km
|
Kampus
|
|
|
10
km
|
Kota
|
Metropolitan
Area Network
|
|
100
km
|
Negara
|
Wide
area Network
|
|
1.000
km
|
Benua
|
|
|
10.000
km
|
Planet
|
The
Internet
|
Tabel 4.1 Klasifikasi prosesor interkoneksi berdasarkan jarak
Dari tabel di atas terlihat pada bagian
paling atas adalah dataflow machine,
komputer-komputer yang sangat paralel yang memiliki beberapa unit fungsi yang
semuanya bekerja untuk program yang sama. Kemudian multicomputer, sistem yang
berkomunikasi dengan cara mengirim
pesan-pesannya melalui bus pendek dan sangat cepat. Setelah kelas multicomputer
adalah jaringan sejati, komputer-komputer yang bekomunikasi dengan cara bertukar data/pesan melalui kabel yang lebih
panjang. Jaringan seperti ini dapat dibagi menjadi local area network (LAN),
metropolitan area network (MAN), dan wide area network (WAN). Akhirnya, koneksi
antara dua jaringan atau lebih disebut internetwork. Internet merupakan salah
satu contoh yang terkenal dari suatu internetwork.
4.3.1
Local Area Network
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik
pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa
kilometer.LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer
pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk
memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar
informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga
karakteristik: ukuran, teknologi transmisi dan topologinya.LAN mempunyai ukuran
yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya
terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya,
menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini
juga memudahkan manajemen jaringan. LAN seringkali
menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada
kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second)
dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada
kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.
Gambar 4.1 Dua jenis
jaringan broadcast. (a) Bus. (b) Ring
Terdapat
beberapa macam topologi yang dapat digunakan pada LAN broadcast. Gambar 4.1 menggambarkan dua diantara
topologi-topologi yang ada. Pada jaringan
bus (yaitu kabel liner), pada suatu saat sebuah mesin bertindak sebagai
master dan diijinkan untuk mengirim
paket. Mesin-mesin lainnya
perlu menahan diri untuk tidak
mengirimkan apapun. Maka untuk mencegah terjadinya konflik, ketika dua mesin
atau lebih ingin mengirikan secara bersamaan, maka mekanisme pengatur
diperlukan. Me4kanisme pengatur dapat berbentuk tersentralisasi atau
terdistribusi. IEEE 802.3 yang populer disebut Ethernet merupakan jaringan
broadcast bus dengan pengendali terdesentralisasi yang beroperasi pada
kecepatan 10 s.d. 100 Mbps. Komputer-komputer pada Ethernet dapat mengirim
kapan saja mereka inginkan, bila dua buah paket atau lebih bertabrakan, maka
masing-masing komputer cukup menunggu dengan waktu tunggu yang acak sebelum
mengulangi lagi pengiriman.Sistem broadcast
yang lain adalah ring, pada topologi ini setiap bit dikirim ke daerah
sekitarnya tanpa menunggu paket lengkap diterima. Biasanya setiap bit
mengelilingi ring dalam waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan beberapa bit,
bahkan seringkali sebelum paket lengkap dikirim seluruhnya. Seperti sistem
broadcast lainnya, beberapa aturan harus dipenuhi untuk mengendalikan access
simultan ke ring. IEEE 802.5 (token ring) merupakan LAN ring yang populer yang
beroperasi pada kecepatan antara 4 s.d 16 Mbps.Berdasarkan alokasi channelnya,
jaringan broadcast dapat dibagi menjadi dua, yaitu statik dan dinamik. Jenis
al;okasi statik dapat dibagi berdasarkan waktu interval-interval diskrit dan
algoritma round robin, yang mengijinkan setiap mesin untuk melakukan broadcast
hanya bila slot waktunya sudah diterima. Alokasi statik sering menyia-nyiakan
kapasitas channel bila sebuah mesin tidak punya lgi yang perlu dikerjakan pada
saat slot alokasinya diterima. Karena itu sebagian besar sistem cenderung
mengalokasi channel-nya secara dinamik (yaitu berdasarkan kebutuhan).Metoda alokasi dinamik bagi suatu channel dapat
tersentralisasi ataupun terdesentralisasi. Pada metoda alokasi channel
tersentralisasi terdapat sebuah entity tunggal, misalnya unit bus pengatur,
yang menentukan siapa giliran berikutnya. Pengiriman paket ini bisa dilakukan setelah menerima giliran dan
membuat keputusan yang berkaitan dengan algoritma internal. Pada metoda aloksi
channel terdesentralisasi, tidak terdapat entity sentral, setiap mesin harus
dapat menentukan dirinya sendiri kapan bisa atau tidaknya mengirim.
4.3.2
Metropolitan Area
Network
Metropolitan
Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran
lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan
yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau
umum. MAN biasanya mamapu menunjang data dan suara, dan bahkan dapat
berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua
buiah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur
paket melalui beberapa output kabel. Adanya elemen switching membuat
rancangan menjadi lebih sederhana.Alasan
utama memisahkan MAN sebagai kategori khusus adalah telah ditentukannya standart
untuk MAN, dan standart ini sekarang sedang diimplementasikan. Standart tersebut disebut DQDB (Distributed Queue
Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE. DQDB terdiri dari dua buah
kabel unidirectional dimana semua
komputer dihubungkan, seperti ditunjukkan pada gambar 4.2. Setiap bus
mempunyai sebuah head–end, perangkat untuk memulai aktivitas transmisi.
Lalulintas yang menuju komputer yang berada di sebelah kanan pengirim
menggunakan bus bagian atas. Lalulintas ke arah kiri menggunakan bus yang berada
di bawah.
Gambar
4.2 Arsitektur MAN DQDB
4.3.3 Wide Area Network
Wide Area Network
(WAN) mencakup daerah geografis yang luas, sertingkali mencakup sebuah
negara atau benua. WAN terdiri dari
kumpulan mesin yang bertujuan untuk mejalankan program-program aplikasi. Kita
akan mengikuti penggunaan tradisional dan menyebut mesin-mesin ini
sebagai host. Istilah End System kadang-kadang juga digunakan dalam literatur. Host dihubungkan dengan
sebuah subnet komunikasi, atau cukup disebut subnet. Tugas subnet adalah
membawa pesan dari host ke host lainnya, seperti halnya sistem telepon yang
membawa isi pembicaraan dari pembicara ke pendengar. Dengan memisahkan aspek
komunikasi murni sebuah jaringan (subnet) dari aspek-aspek aplikasi (host),
rancangan jaringan lengkap menjadi jauh lebih sederhana.Pada sebagian besar
WAN, subnet terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen
switching. Kabel transmisi (disebut juga
sirkuit, channel, atau trunk) memindahkan
bit-bit dari satu mesin ke mesin lainnya.Element switching adalah
komputer khusus yang dipakai untuk menghubungkan dua kabel transmisi atau
lebih. Saat data sampai ke kabel penerima, element switching harus memilih
kabel pengirim untuk meneruskan pesan-pesan tersebut. Sayangnya tidak ada
terminologi standart dalam menamakan komputer seperti ini. Namanya sangat bervariasi disebut paket
switching node, intermidiate system, data switching exchange dan sebagainya.

Gambar 4.3 Hubungan antara
host-host dengan subnet
Sebagai istilah generik bagi
komputer switching, kita akan menggunakan istilah router. Tapi perlu diketahui
terlebih dahulu bahwa tidak ada konsensus dalam penggunaan terminologi ini.
Dalam model ini, seperti ditunjukkan oleh gambar 4.3 setiap host dihubungkan ke
LAN tempat dimana terdapat sebuah router, walaupun dalam beberapa keadaan
tertentu sebuah host dapat dihubungkan langsung ke sebuah router. Kumpulan
saluran komunikasi dan router (tapi bukan host) akan membentuk subnet. Istilah
subnet sangat penting, tadinya subnet berarti kumpulan kumpulan router-router
dan saluran-sakuran komunikasi yang memindahkan paket dari host host tujuan.
Akan tatapi, beberpa tahun kemudian subnet mendapatkan arti lainnya sehubungan
dengan pengalamatan jaringan.Pada sebagian besar WAN, jaringan terdiri dari
sejumlah banyak kabel atau saluran telepon yang menghubungkan sepasang router.
Bila dua router yang tidak mengandung kabel yang sama akan melakukan
komunikasi, keduanya harus berkomunikasi secara tak langsung melalui router
lainnya. ketika sebuah paket dikirimkan dari sebuah router ke router lainnya
melalui router perantara atau lebih, maka paket akan diterima router dalam
keadaan lengkap, disimpan sampai saluran output menjadi bebas, dan kemudian
baru diteruskan.
Gambar 1.5 bebarapa topologi subnet untuk
poin-to-point .
(a)Bintang (b)Cincin
(c)Pohon (d)Lengkap (e) Cincin
berinteraksi (f)Sembarang.
Subnet yang mengandung prinsip seperti ini disebut
subnet point-to-point, store-and-forward, atau packet-switched. Hampir semua
WAN (kecuali yang menggunakan satelit) memiliki subnet store-and-forward. Di
dalam menggunakan subnet point-to-point, masalah rancangan yang penting adalah
pemilihan jenis topologi interkoneksi router. Gambar 1.5 menjelaskan beberapa
kemungkinan topologi. LAN biasanya
berbentuk topologi simetris, sebaliknya WAN umumnya bertopologi tak menentu.
4.3.4 Jaringan Tanpa Kabel
Komputer
mobile seperti komputer notebook dan personal digital assistant (PDA), merupakan cabang industri komputer
yang paling cepat pertumbuhannya. Banyak pemilik jenis komputer tersebut yang
sebenarnya telah memiliki mesin-mesin desktop yang terpasang pada LAN atau WAN
tetapi karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat
terbang, maka banyak yang tertarik untuk memiliki komputer dengan jaringan
tanpa kabel ini. Jaringan tanpa kabel mempunyai berbagai manfaat, yang telah
umum dikenal adalah kantor portable. Orang yang sedang dalam perjalanan
seringkali ingin menggunakan peralatan elektronik portable-nya untuk mengirim
atau menerima telepon, fax, e-mail, membaca fail jarak jauh login ke mesin
jarak jauh, dan sebagainya dan juga ingin melakukan hal-hal tersebut dimana
saja, darat, laut, udara. Jaringan tanpa kabel sangat bermanfaat untuk
mengatasi masalah-masalah di atas.
|
Wireless
|
Mobile
|
Aplikasi
|
|
Tidak
|
Tidak
|
Worksation
tetap di kantor
|
|
Tidak
|
Ya
|
Komputer portable terhubung ke len telepon
|
|
Ya
|
Tidak
|
LAN
dengan komunikasi wireless
|
|
Ya
|
Ya
|
Kantor
portable, PDA untuk persediaan
|
Tabel 4.2 Kombinasi jaringan tanpa kabel dan komputasi
mobile
Walaupun
jaringan tanpa kabel dan sistem komputasi yang dapat berpindah-pindah sering
kali berkaitan erat, sebenarnya tidaklah sama, seperti yang tampak pada tabel 4.2. Komputer portabel kadang-kadang
menggunakan kabel juga, yaitu disaat seseorang yang sedang dalam perjalanan
menyambungkan komputer portable-nya ke jack telepon di sebuah hotel, maka kita
mempunyai mobilitas yang bukan jaringan tanpa kabel. Sebaliknya, ada juga
komputer-komputer yang menggunakan jaringan tanpa kabel tetapi bukan portabel,
hal ini dapat terjadi disaat komputer-komputer tersebut terhubung pada LAN yang
menggunakan fasilitas komunikasi wireless (radio).Meskipun jaringan tanpa kabel
ini cukup mudah untuk di pasang, tetapi jaringan macam ini memiliki banyak
kekurangan. Biasanya jaringan tanpa kabel mempunyai kemampuan 1-2 Mbps, yang
mana jauh lebih rendah dibandingkan
dengan jaringan berkabel. Laju kesalahan juga sering kali lebih besar, dan
transmisi dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lain.
selamat belajar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar